Flooring Lantai: Pengertian, Jenis, dan Cara Memilihnya
Flooring lantai adalah lapisan akhir penutup lantai. Kenali jenisnya, dari keramik, kayu, parket, sampai vinyl dan SPC, lalu pilih yang sesuai.
Timberwood Admin
· 5 menit baca

Saat mulai merenovasi rumah, kamu pasti menemukan istilah flooring lantai, atau cukup flooring, di toko bahan bangunan, katalog, atau obrolan dengan kontraktor. Istilah ini dipakai untuk banyak bahan sekaligus, dari keramik sampai vinyl, sehingga sering membingungkan siapa pun yang baru mulai memilih.
Panduan ini menjelaskan apa yang dimaksud flooring, jenis-jenis yang paling sering dipakai di Indonesia, dan cara membandingkannya supaya kamu bisa memilih yang sesuai dengan ruangan dan kondisi rumahmu.
Flooring Lantai Adalah Lapisan Akhir di Atas Lantai Dasar
Flooring lantai adalah lapisan penutup yang dipasang di atas lantai dasar, yaitu beton atau screed (lapisan semen perata) yang menjadi struktur bangunan. Flooring inilah bagian lantai yang kamu injak dan lihat setiap hari.
Karena berada di lapisan paling atas, flooring menentukan tiga hal sekaligus: tampilan ruangan, kenyamanan saat diinjak, dan seberapa mudah lantai dirawat. Lantai dasarnya sendiri hampir tidak berubah, sehingga mengganti flooring adalah cara paling praktis untuk memperbarui suasana ruangan.
Jenis-Jenis Flooring
Bahan flooring bisa dikelompokkan menjadi tiga keluarga besar. Masing-masing punya karakter yang berbeda.
Keramik, Granit, Teraso, dan Tegel
Kelompok ini terbuat dari bahan batu atau semen. Keramik dan granit paling umum dipakai di rumah Indonesia karena keras, tahan gores, dan permukaannya tidak menyerap air. Teraso adalah campuran semen dan pecahan batu yang dipoles, sedangkan tegel biasanya berupa ubin semen bermotif.
Kekurangannya, permukaannya keras dan terasa dingin, dan pemasangannya memakai adukan atau perekat basah. Kalau suatu hari ingin diganti, lantai lama umumnya harus dibongkar dulu.
Kayu Solid, Engineered, Parket, dan Laminate
Kelompok ini memberi tampilan dan rasa hangat kayu. Kayu solid dibuat dari kayu utuh, sedangkan kayu engineered terdiri dari lapisan kayu tipis di atas lapisan dasar kayu olahan. Parket adalah potongan kayu kecil yang disusun membentuk pola. Laminate adalah papan berinti kayu olahan dengan lapisan cetak bermotif kayu.
Kayu asli sensitif terhadap kelembapan dan perubahan cuaca, sedangkan laminate tidak cocok untuk area yang sering terkena genangan air. Perbandingan kayu asli dengan lantai bermotif kayu dibahas lebih lengkap di artikel lantai kayu.
Vinyl dan SPC
Vinyl dan SPC adalah lantai berbahan PVC yang menampilkan motif kayu, batu, atau beton. Lantai vinyl LVT berbentuk papan tipis yang dipasang dengan lem. SPC (Stone Plastic Composite) lebih kaku karena inti papannya bercampur serbuk batu, dan dipasang dengan sistem klik tanpa lem.
Keduanya mudah dibersihkan dan bisa dipasang di atas keramik lama selama kondisinya masih rata dan kokoh. Pengertian lengkapnya ada di artikel lantai vinyl dan lantai SPC.
Membandingkan Jenis Flooring dari Sisi yang Penting
Setiap bahan punya kelebihan, jadi tidak ada yang otomatis terbaik untuk semua rumah. Tabel berikut membandingkan enam pilihan dari sisi yang paling sering memengaruhi keputusan.
| Pilihan | Cara pasang | Lantai lama | Perawatan | Pijakan |
|---|---|---|---|---|
| Keramik dan granit | Basah, memakai adukan atau perekat | Biasanya dibongkar | Mudah dilap | Keras dan dingin |
| Teraso dan tegel | Basah, sering dikerjakan di tempat | Biasanya dibongkar | Perlu dijaga permukaannya | Keras dan dingin |
| Kayu solid dan parket | Dipaku atau dilem, perlu tukang khusus | Lantai harus rata dan kering | Perlu dijaga dari air dan rayap | Hangat |
| Kayu engineered dan laminate | Klik atau lem | Lantai harus rata dan kering | Hindari genangan air | Cukup hangat |
| Vinyl LVT | Dilem | Bisa di atas keramik yang rata | Mudah dilap | Lebih hangat dari keramik |
| SPC | Klik, tanpa lem | Bisa di atas keramik, lebih toleran pada ketidakrataan kecil | Mudah dilap | Lebih hangat dari keramik |
Tabel ini sengaja tidak memuat angka harga, karena harga sangat bergantung pada merek, kualitas, ketebalan, dan kondisi lantai dasar. Pembahasan biayanya ada di bagian bawah artikel ini.
Memilih Flooring untuk Tiap Ruangan
Ruangan yang berbeda punya kebutuhan yang berbeda. Beberapa pertimbangan umum berikut bisa jadi titik awal.
- Ruang tamu dan ruang keluarga. Lalu lintas paling ramai, jadi pilih yang tahan gores dan mudah dibersihkan. Motif kayu pada vinyl atau SPC memberi tampilan hangat tanpa perawatan seintensif kayu asli.
- Kamar tidur. Kenyamanan pijakan dan suara langkah lebih penting daripada daya tahan beban. Perbandingan khusus kamar ada di artikel lantai kamar tidur.
- Dapur dan area lembap. Pilih permukaan yang tidak menyerap air dan mudah dilap. Untuk kamar mandi, keramik atau granit tetap pilihan yang paling lazim karena area ini selalu basah.
- Ruko dan kantor kecil. Pilih yang kuat menahan lalu lintas dan perawatannya tidak merepotkan. Cek juga seberapa cepat pemasangannya, karena waktu tutup usaha biasanya terbatas.
Jangan menganggap satu jenis flooring otomatis aman di semua kondisi. Lantai yang basah tetap bisa licin, apa pun bahannya, jadi tumpahan sebaiknya segera dilap.
Yang Perlu Dicek Sebelum Memilih Flooring
Selain bahan, beberapa hal teknis sering menentukan hasil akhirnya.
- Kondisi lantai dasar. Lantai yang bergelombang, kopong, atau lembap perlu diperbaiki sebelum flooring dipasang. Setiap jenis flooring punya toleransi berbeda terhadap ketidakrataan.
- Bongkar atau pasang di atas lantai lama. Pemasangan di atas keramik lama biasanya lebih cepat dan minim debu dibanding membongkar. Syarat lantai dasar untuk SPC dibahas di artikel pasang lantai SPC.
- Tinggi pintu dan ambang. Flooring baru menambah ketebalan permukaan lantai. Cek celah di bawah daun pintu supaya tidak mepet.
- Biaya total. Hitung material, aksesori tepi seperti plint, persiapan lantai dasar, jasa pemasangan, dan pengiriman. Contoh cara menghitungnya ada di artikel harga vinyl lantai per meter dan harga SPC lantai.
Flooring Vinyl dan SPC dari Timberwood
Timberwood menyediakan flooring berbahan PVC dalam dua keluarga: SPC sistem klik dan LVT yang dipasang dengan lem. Spesifikasi berikut mengikuti yang tercantum di halaman masing-masing produk.
- Lantai SPC Timberwood Lite 5MM dan Lantai SPC Timberwood Eco Heritage 5MM: tebal 5 mm dengan lapisan IXPE 1 mm, ukuran papan 180 x 1220 mm, dan isi 10 pcs (2,196 m²) per box.
- Timberwood LVT: tebal 2 mm dengan ukuran 15 x 91 cm per lembar.
- Timberwood Excellent LVT: tebal 3 mm dengan ukuran 15 x 91 cm per lembar.
Kalau kamu masih ragu memilih antara vinyl dan SPC, perbandingannya ada di artikel perbedaan vinyl dan SPC. Sampel motif bisa diminta setelah konsultasi, supaya kamu bisa melihat warna dan teksturnya langsung di ruanganmu.
Pertanyaan Umum tentang Flooring
Apa bedanya flooring dengan lantai biasa?
Lantai biasanya merujuk pada seluruh permukaan di dalam bangunan, termasuk lantai dasar dari beton. Flooring merujuk pada lapisan penutup yang dipasang di atasnya, seperti keramik, kayu, vinyl, atau SPC. Dalam percakapan sehari-hari, kedua istilah ini sering dipakai bergantian. Itu sebabnya frasa “flooring lantai” terdengar berulang, tetapi frasa ini memang lazim dipakai di toko dan katalog.
Apakah flooring vinyl sama dengan SPC?
Tidak persis sama. Keduanya berbahan PVC, tetapi vinyl LVT lebih tipis dan lentur serta dipasang dengan lem, sedangkan SPC lebih kaku karena intinya bercampur serbuk batu dan dipasang dengan sistem klik. Penjelasan lengkapnya ada di artikel perbedaan vinyl dan SPC.
Flooring apa yang bisa dipasang di atas keramik lama?
Vinyl dan SPC bisa dipasang di atas keramik lama selama keramiknya kokoh, tidak kopong, dan cukup rata. Keramik yang retak atau terangkat perlu diperbaiki dulu. Pemasangan seperti ini umumnya lebih cepat dan lebih sedikit debu dibanding membongkar keramik.
Berapa harga flooring?
Harganya sangat bervariasi tergantung bahan, ketebalan, dan kualitas, ditambah biaya persiapan lantai dasar, aksesori, pemasangan, dan pengiriman. Untuk cara menghitungnya, baca artikel harga vinyl lantai per meter dan harga SPC lantai.
Sudah punya ruangan yang ingin diganti flooring-nya? Hubungi Timberwood dan kirimkan ukuran ruangan serta foto lantai saat ini. Kami bantu memilih produk vinyl atau SPC yang sesuai dan menghitung kebutuhannya, sekaligus merencanakan pemasangan dan pengiriman ke lokasimu.
